Bapak/Ibu,
Apa khabar ?
Saya menulis dari Yanbu. Sebuah kota industri yang punya suhu mirip-mirip gaya Asia Tenggara. Tidak terlalu panas jika di musim panas, dan (konon) tidak terlalu dingin di musim dingin. Saya lagi ditugaskan ke salah satu perusahaan power generation & Utility, yang menyuplai wilayah Yanbu dan Jubail. Hari pertama saya disini, hampir satu hari terbuang percuma, karena tidak bisa masuk ke plant dan harus bolak-balik ke hotel karena tidak di izinkan oleh security. Padahal saya diundang kesini untuk membantu mengatasi masalah mereka. Mau tahu masalahnya apa ? simple dan lucu.
Friday, August 20, 2010
Saudiku yang unik
Labels:
Renungan,
saudi arabia
Friday, August 13, 2010
Umroh dari Arab Saudi
Bapak / Ibu,
Apa khabar ?
Tidak afdhol rasanya jika kita menulis Arab Saudi tanpa menuliskan tentang yang satu ini. Salah satu daya tarik Saudi adalah ini. Mekkah itu seperti di sebelah rumah kita. Terharu ketika pertama sekali melihat Mekkah, maka tak heran orang berkali-kali kembali ke Mekkah, di tambah lagi pahala yang di ganjar Allah SWT jika kita beribadah di Masjidil Haram. Membuat muslim "tergila-gila" kembali lagi. Disini saya akan menceritakan pengalaman saya umroh dari Khobar, dengan menggunakan visa business, dan sedikit tips-tips agar ibadah Bapak/Ibu lebih nyaman disana.
Apa khabar ?
Tidak afdhol rasanya jika kita menulis Arab Saudi tanpa menuliskan tentang yang satu ini. Salah satu daya tarik Saudi adalah ini. Mekkah itu seperti di sebelah rumah kita. Terharu ketika pertama sekali melihat Mekkah, maka tak heran orang berkali-kali kembali ke Mekkah, di tambah lagi pahala yang di ganjar Allah SWT jika kita beribadah di Masjidil Haram. Membuat muslim "tergila-gila" kembali lagi. Disini saya akan menceritakan pengalaman saya umroh dari Khobar, dengan menggunakan visa business, dan sedikit tips-tips agar ibadah Bapak/Ibu lebih nyaman disana.
Labels:
saudi arabia,
umroh,
visa saudi
Wednesday, August 11, 2010
Saudi Arabia Secondary Industry
Bapak/Ibu,
Apa kabar ?
Dah lama yah saya tidak nulis ? hahahha.. mungkin bagi yang baru pertama menemukan blog saya ini akan terheran-heran, ini orang maunya apa sih ? kalau mau nulis ya nulis aja, jangan banyak nanya. Iya, saya mau bilang kalau saya lama tidak menulis karena sibuk di plant-nya client. Kali ini client-nya tidak seperti biasa. Saya akan membuka mata Bapak/Ibu tentang sisi lain industri di Saudi.
Apa kabar ?
Dah lama yah saya tidak nulis ? hahahha.. mungkin bagi yang baru pertama menemukan blog saya ini akan terheran-heran, ini orang maunya apa sih ? kalau mau nulis ya nulis aja, jangan banyak nanya. Iya, saya mau bilang kalau saya lama tidak menulis karena sibuk di plant-nya client. Kali ini client-nya tidak seperti biasa. Saya akan membuka mata Bapak/Ibu tentang sisi lain industri di Saudi.
Labels:
saudi arabia
Tuesday, August 3, 2010
Pembantu Rumah Tangga Indonesia di Saudi
Bapak/Ibu,
Apa khabar ?
Tidak bisa tidak, saya harus menuliskan ini. Pembantu rumah tangga dari Indonesia sangat terkenal disini. Indonesia memang lebih famous mengirim ini ketimbang mengirim tenaga engineer ke Saudi. Ini fact !!! paling tidak saat ini.. Terenyuh hati saya melihat ini. Apa memang harus seperti itu ? apa salah ? apa tidak bisa di rubah ?
Apa khabar ?
Tidak bisa tidak, saya harus menuliskan ini. Pembantu rumah tangga dari Indonesia sangat terkenal disini. Indonesia memang lebih famous mengirim ini ketimbang mengirim tenaga engineer ke Saudi. Ini fact !!! paling tidak saat ini.. Terenyuh hati saya melihat ini. Apa memang harus seperti itu ? apa salah ? apa tidak bisa di rubah ?
Labels:
Renungan,
saudi arabia
Suka duka di negeri orang part 2
Bapak/Ibu,
Apa khabar ?
Setelah bingung membaca postingan saya di Suka duka di negeri orang part 1, kali ini di postingan part 2 saya ingin cerita kesenangan dan kegundahan saya selama saya di sini. Mudahan-mudahan kesenangan dapat juga Bapak/Ibu rasakan dan nanti insya Allah Bapak/Ibu bisa lihai mengatasi kegundahan..
Apa khabar ?
Setelah bingung membaca postingan saya di Suka duka di negeri orang part 1, kali ini di postingan part 2 saya ingin cerita kesenangan dan kegundahan saya selama saya di sini. Mudahan-mudahan kesenangan dapat juga Bapak/Ibu rasakan dan nanti insya Allah Bapak/Ibu bisa lihai mengatasi kegundahan..
Labels:
Renungan
Monday, August 2, 2010
Suka duka di negeri orang part 1
Bapak/Ibu,
Apa khabar ?
Jika bapak iseng-iseng klik Live Traffic Feed yang ada di blog saya, disitu Bapak/ibu bisa melihat jumlah orang yang berkunjung ke blog ini, dan dari mana saja asalnya. Bahkan di situ ada record dari mana sang pengunjung bisa sampai di blog ini. Jadi paling tidak kita bisa menerka-nerka, dia berkunjung mencari apa sih. Berhari-hari saya amati live traffic feed ini. Ternyata banyak hal yang menarik dari sini.
Apa khabar ?
Jika bapak iseng-iseng klik Live Traffic Feed yang ada di blog saya, disitu Bapak/ibu bisa melihat jumlah orang yang berkunjung ke blog ini, dan dari mana saja asalnya. Bahkan di situ ada record dari mana sang pengunjung bisa sampai di blog ini. Jadi paling tidak kita bisa menerka-nerka, dia berkunjung mencari apa sih. Berhari-hari saya amati live traffic feed ini. Ternyata banyak hal yang menarik dari sini.
Labels:
Renungan
Lowongan di Arab Saudi
Bapak/Ibu,
Apa khabar ? Masih mencari pekerjaan lain ? masih tertarik ingin kerja di Saudi ? Kalau jawabannya iya, ini adalah tulisan yang tepat untuk di jadikan salah satu masukan bagi Bapak/Ibu. Ini semacam kiat-kiat mencari kerja di Saudi, perusahaan apa saja yang ada disini, mana yang ter-favorite dan fasilitas apa saja yang di sediakan. Jika Bapak/Ibu tidak tertarik, maka saya menawarkan website ini sebagai pilihan.
Apa khabar ? Masih mencari pekerjaan lain ? masih tertarik ingin kerja di Saudi ? Kalau jawabannya iya, ini adalah tulisan yang tepat untuk di jadikan salah satu masukan bagi Bapak/Ibu. Ini semacam kiat-kiat mencari kerja di Saudi, perusahaan apa saja yang ada disini, mana yang ter-favorite dan fasilitas apa saja yang di sediakan. Jika Bapak/Ibu tidak tertarik, maka saya menawarkan website ini sebagai pilihan.
Labels:
lowongan,
saudi arabia
Wednesday, July 28, 2010
Vacancy bagi orang Saudi
Bapak/Ibu apa khabar ?
Di client tempat saya saat ini bekerja sedang giat-giatnya menerima engineer-engineer fresh graduate. Bagi para fresh graduate Indonesia yang melihat ini pasti matanya langsung berbinar terang, atau mungkin terisak haru.. dan kemudian jatuh pingsan haah !!! yang bener nih ?? Iya, bener...!!!,
Di client tempat saya saat ini bekerja sedang giat-giatnya menerima engineer-engineer fresh graduate. Bagi para fresh graduate Indonesia yang melihat ini pasti matanya langsung berbinar terang, atau mungkin terisak haru.. dan kemudian jatuh pingsan haah !!! yang bener nih ?? Iya, bener...!!!,
Labels:
saudi arabia
Thursday, July 8, 2010
Expat di Saudi
Apa kabar Bapak/Ibu,
Tadi malam dalam perjalanan menuju ke mesjid untuk shalat Isya, saya melihat pemandangan yang membuat saya terharu dan bahagia sekaligus. Sekumpulan expat yang kalau saya lihat dari pakaian yang di gunakan sepertinya berasal dari Pakistan, melepas kepulangan temannya ke kampung halaman. Kenapa mau pulang aja kok ? biasa aja ? Ya, kalau sang expat dari kalangan engineers, atau kantoran yang biasanya bisa pulang ke negeri masing-masing sekali atau dua kali setahun. Namun berbeda dengan expat yang satu ini. Mereka dari kalangan pekerja "informal". Bisa pulang sekali dalam dua tahun sudah merupakan hal yang membahagiakan.
Tadi malam dalam perjalanan menuju ke mesjid untuk shalat Isya, saya melihat pemandangan yang membuat saya terharu dan bahagia sekaligus. Sekumpulan expat yang kalau saya lihat dari pakaian yang di gunakan sepertinya berasal dari Pakistan, melepas kepulangan temannya ke kampung halaman. Kenapa mau pulang aja kok ? biasa aja ? Ya, kalau sang expat dari kalangan engineers, atau kantoran yang biasanya bisa pulang ke negeri masing-masing sekali atau dua kali setahun. Namun berbeda dengan expat yang satu ini. Mereka dari kalangan pekerja "informal". Bisa pulang sekali dalam dua tahun sudah merupakan hal yang membahagiakan.
Labels:
Renungan,
saudi arabia
Tuesday, July 6, 2010
Saudi di summer..
Jika Bapak/Ibu ingin tahu seperti apa suhu di Saudi jika summer, maka jika Bapak/Ibu lagi memasak kue di dalam oven, maka bukalah oven tersebut dan rasakanlah udara panas yang keluar. Suhu jika summer range 40 - 50 deg C. Mata di picingkan jika berjalan keluar karena silau.
Labels:
saudi arabia,
summer
Jubail
Bapak/Ibu,
Apa kabar ? lama juga saya tidak posting. Kalau sudah seperti ini, itu biasanya saya tugas keluar kota. Kali ini saya di tugaskan ke SAFCO (SABIC Fertilizer Company) Jubail. Jubail itu kurang lebih satu jam perjalanan dari Khobar (150 km). Ya, 150 km di tempuh kurang lebih satu jam perjalanan. Kecepatan rata-rata di highway sini itu 120-160 km/jam. Sedikit tips dari saya jika mengendarai mobil di highway Saudi adalah jangan meleng. Karena mobil bisa datang dari arah mana saja. Baik itu kiri atau kanan Bapak. Orang sini jarang menggunakan klakson. Jadi jika ingin mendahului Bapak/Ibu, dia langsung aja mendekati Bapak/Ibu dan mengambil bahu jalan atau manapun itu. Ingat ya, stir-nya sebelah kiri, jadi mengendarai mobilnya di sebelah kanan. Jadi jika ingin mendahului mestinya dari arah kiri.
Jubail itu kota industri Pak/Ibu. Banyak pabrik disana. Kota ini mengingatkan saya akan Kerawang/Bekasi/Cikampek. Cuma industri-nya aja yang agak beda, karena disini industri- selalu berkaitan dengan Oil & Gas dan Petrochemical. Walaupun ada juga pabrik baja dan semen. Memasuki pusat kotanya mengingatkan saya akan Jalan Sabang di Jakarta jika lagi makan siang. Banyak orang lalu lalang, mobil dan kaki lima. Pokoknya komplit deh. Pertama sekali saya kesini saya pikir ini bukan Saudi, karena yang saya lihat di jalan melulu orang India, Philipina, Nepal, Bangladesh, Pakistan..Ehemm.. jarang ada orang Saudi-nya.
Lumayan banyak komunitas Indonesia disini. Umumnya mereka bekerja di SABIC. Tempat ngumpul mereka itu di da'wah center Jubail. (alim-alim ya Pak/Ibu orang kita di sini, ngumpul nya aja di da'wah center) Jadi sering-sering aja main ke da'wah center Jubail, insya Allah ketemu mereka. Inya Allah juga kalau Bapak ke Saudi jadi alim seperti mereka.
Karena ini kota industri, ntah kenapa segala sesuatunya jadi lebih mahal disini jika dibandingkan di Khobar, baik itu housing, hotel atau belanja.
Saya cari-cari poto potretan saya tentang Jubail belum ketemu di hard disk, insya Allah nanti kalo ketemu saya upload deh..
Apa kabar ? lama juga saya tidak posting. Kalau sudah seperti ini, itu biasanya saya tugas keluar kota. Kali ini saya di tugaskan ke SAFCO (SABIC Fertilizer Company) Jubail. Jubail itu kurang lebih satu jam perjalanan dari Khobar (150 km). Ya, 150 km di tempuh kurang lebih satu jam perjalanan. Kecepatan rata-rata di highway sini itu 120-160 km/jam. Sedikit tips dari saya jika mengendarai mobil di highway Saudi adalah jangan meleng. Karena mobil bisa datang dari arah mana saja. Baik itu kiri atau kanan Bapak. Orang sini jarang menggunakan klakson. Jadi jika ingin mendahului Bapak/Ibu, dia langsung aja mendekati Bapak/Ibu dan mengambil bahu jalan atau manapun itu. Ingat ya, stir-nya sebelah kiri, jadi mengendarai mobilnya di sebelah kanan. Jadi jika ingin mendahului mestinya dari arah kiri.
Jubail itu kota industri Pak/Ibu. Banyak pabrik disana. Kota ini mengingatkan saya akan Kerawang/Bekasi/Cikampek. Cuma industri-nya aja yang agak beda, karena disini industri- selalu berkaitan dengan Oil & Gas dan Petrochemical. Walaupun ada juga pabrik baja dan semen. Memasuki pusat kotanya mengingatkan saya akan Jalan Sabang di Jakarta jika lagi makan siang. Banyak orang lalu lalang, mobil dan kaki lima. Pokoknya komplit deh. Pertama sekali saya kesini saya pikir ini bukan Saudi, karena yang saya lihat di jalan melulu orang India, Philipina, Nepal, Bangladesh, Pakistan..Ehemm.. jarang ada orang Saudi-nya.
Lumayan banyak komunitas Indonesia disini. Umumnya mereka bekerja di SABIC. Tempat ngumpul mereka itu di da'wah center Jubail. (alim-alim ya Pak/Ibu orang kita di sini, ngumpul nya aja di da'wah center) Jadi sering-sering aja main ke da'wah center Jubail, insya Allah ketemu mereka. Inya Allah juga kalau Bapak ke Saudi jadi alim seperti mereka.
Karena ini kota industri, ntah kenapa segala sesuatunya jadi lebih mahal disini jika dibandingkan di Khobar, baik itu housing, hotel atau belanja.
Saya cari-cari poto potretan saya tentang Jubail belum ketemu di hard disk, insya Allah nanti kalo ketemu saya upload deh..
Labels:
Jubail
Subscribe to:
Posts (Atom)