Tuesday, June 30, 2015

Kirim shipment murah dengan Saudi Post

Hello...Hello...!!!
Assalamu'alaikum,

Long time not see..!!!
Dah lama ya ga ketemu..!!! Hari ni saya mau menulis. Alasannya, karena saya hari ini baru saja mendapatkan parcel yang saya tunggu2 dari Saudi Post.. Saya mau memberikan tips.. kepada Bapak2/Ibu2 sekalian, biar ga dongkol kayak saya.. :(.
Oke.. gini ya.. Kadang ntah kenapa, saat berada di Saudi, orang2 jadi hobi banget untuk belanja online.. Mungkin mrk ga ada kerjaan.. atau mungkin utk mengisi kekosongan waktu. Nah, salah satu kendala belanja online adalah mahalnya ongkos kirim. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan jasa saudi post. Mereka punya tarif kadang2 agak miring, semiring kalo kita nurun bukit.

Nah, berbeda dengan courier premium, yang kadang bisa dengan alamat seadanya, barang yang kita beli bisa nyampe, Saudi post agak ketat utk masalah alamat ini. Jika alamat kita ternyata tidak sesuai dengan format national address, maka barang harus di ambil ke kantor pusat mereka.

Oke, kalau mau menulis alamat di Saudi, harus mengikuti format berikut;

  1. Search dulu rumah Bapak/Ibu.. dengan melihat di map saudi post ini.
  2. Dari link itu, pilih rumah Bapak/Ibu meng-klik nomor bangunan rumah Bapak/Ibu.. Format National address punya penampakan seperti ini:
  3. Nah, tulis format alamat Bapak persis sama seperti itu.
Trus, bagaimana jika seandainya shipment bapak gak sampe, ntah nyangkut dimana. Bapak bisa mencoba hal berikut;

1. Telpon call center saudi post di 920005700, tanya shipment dimana. 

2. Jika, call center rada2 bingung, bapak bisa coba utk langsung ke kantor post pusatnya. Utk di Riyadh, bertempat di daerah Batha. Nanti bisa langsung ke bagian pengambilan yg berada di basement, atau kalo mrk bingung, bisa cb di bagian return di gate 4. Di situ sy ketemukan barang saya :)

Thursday, February 7, 2013

Cerita dari Saudi Arabia

Bapak2/Ibu Apa khabar ?

Lama juga saya tidak menulis. Hari ini (kamis) libur di Saudi Arabia. Saya ingin menulis kisah2 di Saudi Arabia. Ada cerita tentang engineer, ada tentang supir taksi, PRT dan beberapa kisah lainnya.


Tuesday, February 7, 2012

Cara membuat SIM di Saudi Arabia

Bapak/Ibu,

Apa khabar ?

Lama tidak menulis.. Masih ingat saya ? :)

Saya lama tidak menulis karena lagi tidak menemukan momentum yang tepat nih.. Ditambah saya akhirnya pindah kerja. Makanya sekali-kali saya menulis, saya ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting. Bagaimana cara membuat SIM di Saudi Arabia ? Penting bukan ??

Thursday, July 7, 2011

Ganti operator seluler di Saudi tidak perlu rubah nomer HP

Bapak/Ibu,

Saya merasa blog ini kurang informatif. Lebih banyak menuliskan perasaan dan pandangan saya sendiri tentang beberapa hal di Saudi ini. Oleh karenanya, pada kesempatan ini saya akan memberikan informasi tentang ganti operator seluler tidak perlu merubah nomor HP. Informatif bukan ? :) Cara di Saudi sungguh paten dan menyenangkan. Tidak seperti di Indonesia.

Tuesday, July 5, 2011

Standard Salary Engineer ?

Apa khabar Pak/Ibu,

Di tengah panasnya summer di Saudi, saya menulis kepada Bapak/Ibu. Salah satu keyword yang sering di cari oleh para pencari kerja intelek (baca: siapa saja yang merasa intelek: PRT, tukang las, engineer, dsb) di internet adalah standard salary engineer, atau salary accounting, atau IT salary dsb-nya. Kata ini kadang di sambung dengan "standar salary bla..bla...bla... Indonesia". Keyword itu juga sering kali berkembang menjadi "standard salary American engineer " atau "standard salary bos from UK", karena sekedar pengen menebak berapa sih salary bos :). Jika itu yang Bapak cari, saya akan membantu Bapak menemukan jawabannya disini.

Thursday, June 2, 2011

Kisah seorang engineer kampung..

Apa khabar ?

Bapak/Ibu,

Saya menulis ini dalam keadaan gundah gulana, sedih.. Pasalnya saya baru saja men-declined offer dari perusahaan top ten dunia menurut majalah Forbes. Mungkin Bapak akan mengatakan, "gaya nih, peluang ditolak." Ya, peluang itu harus saya tolak, bukan karena offer-nya tidak menarik, bukan itu (Well, menarik ga menarik tergantung sih..) Jadi dah memutuskan menolak, kenapa sedih ? Nyesal ya ? ..................Bukan, bukan nyesal. Tapi ada yang lain.

Thursday, May 19, 2011

11 Jam di Qatar

Apa khabar ?

Saya menulis dari Doha Qatar, di sebuah hotel berbintang, sambil menunggu calon bos yang ingin bertemu dengan saya sebelum memutuskan untuk menerima saya bergabung di departemen yang di pimpinnya. Perusahaan tersebut cukup ternama di dunia. Perjalanan saya sendiri cukup unik, karena saya cuma akan beberapa jam saja di Doha. Kelihatannya keren kan ?, perjalanan jauh-jauh, cuma untuk bertemu yang saya perkirakan cuma akan memakan waktu setengah jam, paling lama tiga puluh enam menit.. Keren kan ? ..akan keren jika semua biaya, di tanggung oleh perusahaan. Tapi jika harus ditanggung sendiri... meneketehe... !!! Tenang aja Pak/Ibu.. biaya di tanggung penuh perusahaan tersebut....

Lalu maksudnya nulis ini cuma buat pamer, makan di hotel berbintang, jauh-jauh cuma untuk beberapa menit, lalu terbang lagi 13 jam.. begitu ? Bukan Pak/Ibu, kalau cuma seperti ini, sudah terlalu sering bagi saya :). Saya mau menulis karena ada hal yang lain.

Sunday, May 8, 2011

Lowongan oi..lowongan

Apa khabar ?

Sudah lama tidak menulis. Sebenarnya sudah dua bulan ini saya di Indonesia. Anehnya, kalau sudah di kampung, menulis itu justru rada malas. Sampai kemudian saya tersadar (atau lebih tepatnya disadarkan) oleh beberapa lowongan yang datang tiba-tiba ke saya. Saya mau share di sini.

Sunday, April 3, 2011

4 Tahun Terakhir, Hampir 5 Ribu TKI Tewas di Luar Negeri

Apa khabar Bapak/Ibu,

Ada cerita dari detik.com di bawah ini. Sedih ya...?

Source: detik.com
Selasa, 08/03/2011 16:41 WIB

Jakarta
- Dalam 4 tahun terakhir, sedikitnya 4.590 Warga Negara Indonesia (WNI) tewas dalam status sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Angka kematian tertinggi terjadi tahun 2007 yakni 2.081 WNI. Menyusul kemudian tahun 2009 sebanyak 1.107 WNI. Sementara tahun 2010 sebanyak 908 dan 2008 mencapai 494 jiwa melayang.

Wednesday, March 23, 2011

Orang Saudi keras dan kasar ?

Apa khabar ?

Sering mendengar pembantu Indonesia "digebukin" di Saudi oleh majikannya. Gaji TKI tidak di bayar, terlantar dan tidur di kolong jembatan ?. Jadi sebenarnya gimana sih ? Orang Saudi itu kasar banget ya ! Apa bener seperti itu ?

Wednesday, February 16, 2011

Saudi Arabia land of opportunity ?

Apa khabar ?

Masih ingat saya ? hehehe..
Cari kerjalah di Saudi Arabia. Banyak lowongan disini. Kita bisa "ngumpul disini". Gajinya lumayan jika di bandingkan dengan Indonesia. Gaji satu bulan disini bisa untuk hidup beberapa bulan di Indonesia, bahkan setahun. Mantap ya ?? Tapi saya ga mau cerita soal itu. Saya mau cerita sesuatu yang lebih dari itu.