Thursday, May 27, 2010

Saudi Visa di Indonesia

Bapak/Ibu,

Ada yang tertarik ingin tahu cara mengurus visa ke Saudi ?
Umumnya orang yang ke Saudi itu paling untuk urusan Haji atau Umroh. Biasanya sudah di urusin oleh agent atau kalau yang haji melalui departemen agama, visa sudah di urus oleh mereka. Bener ga ?

Trus bagaimana Bapak/Ibu yang perlu visa untuk keperluan business ? siapa tahu Bapak/Ibu tertarik ingin ekspor/impor unta ke Indonesia, atau ingin impor air zam-zam. Trus gimana cara mengurus visa business nya ? Ternyata sama saja Pak/Bu.. harus melalui agen juga..Ada agen-agen khusus yang telah ditunjuk oleh Saudi embassy di Indonesia untuk mengurus ini. Paling tidak itu pengalaman saya. Saya datang pertama kali dengan visa business. Kalau Bapak/Ibu perlu kontak agen tersebut, silahkan kontak saya, nanti insya Allah saya kasi. Syarat-syarat pengurusan business visa sebagai berikut:

1. Invitation letter dari sang employer di Saudi.
2. Sijil tijari (semacam surat registrasi sang employer di Saudi)
3. Surat dari perusahaan Bapak/Ibu di Indonesia.
4. Paspor
5. Poto paspor size 2 lembar.
6. Bayar duit ke si agen.. Pengalaman saya, untuk single entry satu juta dan multiple entry dua juta..

Untuk invitation letter dan Sijil Tijari cuma poto copy doang kok Pak/Bu, jadi bisa di send by email. Proses visa-nya 2 atau 3 hari kerja. Tergantung mood..

121 comments:

Anonymous said...

Mas

boleh tau ga mas agen2 khusus di jakarta untuk mengurus visa kerja ke ke saudi. setidaknya bisa lebih cepat.Saya ketrima dengan salah satu company di sana, sebenarnya mereka juga punya agen di sini, cuma ini uda 3 minggu masi belum ada kabar katanya. jadi tadi saya ditelpon menanyakan apakah ada agen khusus dsini yang saya tau, setidaknyabisa mengurus visa lebih cepat. terima kasih mas

regards

Indonesia di Arab Saudi said...

Boleh.. boleh, tapi saya juga tidak tahu bakal cepat atau lambat. Dulu saya pernah ngurus visa bussiness dua hari kelar. Namanya Pak Jufri di no 08129367646

Anonymous said...

Assalamualaikum pa,
mau tanya kalo untuk pengurusan family visa gmn ya? pengalaman dulu bawa keluarga gmn?
rencananya januari nanti, saya n' 2 anak saya mau nyusul suami yang lebih dulu ke jeddah.

thanks

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Maaf baru bisa balas sekarang. Untuk keluarga, maka yang menjadi sponsor adalah suami. Jadi, jika ingin bawa keluarga, suami harus punya iqama dulu, lalu sang suami bisa apply iqama buat anak dan istri. Saya rasa seharusnya proses semuanya akan di lakukan oleh perusahaan tempat suami ibu bekerja, dan proses dan administrasinya akan mirip dengan ketika suami Ibu meng-apply iqama.

Btw, lamanya pembuatan iqama bervariasi, tergantung sang "pelaku". Teman saya cuma perlu waktu seminggu, tapi ada juga teman yang lain perlu waktu 2-3 bulan. Saran saya, selalu ingatkan sang pelaku, dan tanya iqama saya sudah sampai mana dan kapan selesainya.

Gitu aja dulu Bu, mudaha2an lancar semuanya.

Bapaknya Rafif.

Anonymous said...

Assalamu'alaikum

adik saya sekolah di madinah, orang tua saya dari manado mau mengunjunginya pada bulan januari 2011, sekalian mereka mau umroh.

bagaimana cara untuk pengurusan visanya? mereka rencana 3 orang akan ke sana.
mohon bantuan informasinya.

tks.
mariam

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Maaf baru balas bu..
Untuk Visa visit saya rasa prosesnya sama Bu.. Ibu perlu invitation letter dari Saudi yang harus di urus oleh adik Ibu di Madinah (mungkin di bagian international affair sekolahnya) dan dengan invitation letter itu ibu mengurus Visa di kedutaan Saudi di Indonesia. Pengurusan Visa di Indonesia saya rasa membutuhkan bantuan agen. Salah satu agen seperti yang pernah saya tulis di atas. Lebih jelasnya, saya sarankan adik Ibu untuk bertanya langsung ke bagian Visa sekolahnya..

Seorang teman saya yang mengambil doktor di KFUPM tidak memerlukan agen ketika mengurus visa di Jakarta.. dia tinggal mengambil langsung di kedutaan.. mungkin jika seorang student, prosesnya akan berbeda.. Makanya, saran saya tanya dulu ke bagian Visa di sekolah adik Ibu..

Network Muster said...

Assalamualaikum,
Mas boleh di kirim ke email saya daftar agen resmi yg ditunjuk kedutaan saudi disini
saya sedang mencari agen untuk mengurus visa kerja saya, owh ya
kl boleh tahu kira2 untuk bayar visa dan agennya habis berapa yah biayanya

email: satriyaningjagat@gmail.com

Thanks

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Saya tidak punya daftar agennya. Saya pribadi cuma punya pengalaman mengurus Visa dengan agen yang nomoernya saya tulis di atas. Alhamdulillah selama ini cepet dan lancar. Untuk business Visa multiple entry biayanya 2,5 jt dan working Visa sekitar 5 Jt (500 USD). Beberapa temen di milis indonesiadisaudiarabia@yahoogroups.com pernah punya pengalaman mengurus Visa dengan agen yang laen. Monggo gabung aja Mas, ubrek2 arsip milisnya, dan silaturahmi sama temen yg laen :)

Anonymous said...

ass, pak sy mau tanya, kalo pengen pergi umroh tanpa via travel, mengurus visa sndiri bisa ga ya? lwt agen yg diatas ya? rencananya juni ini saya dengan suami & 2 anak... mhn infonya ya pak, makasi

Indonesia di Arab Saudi said...

Wass wr wb, saya tidak tahu persis tentang ini, cb ibu tanyakan langsung saja ke agen visa nya. Mestinya sih ga masalah, asal ibu dan keluarga nanti bisa mengurus akomodasi sendiri di Saudi. Tapi itu gampang Kok...

Anonymous said...

Ass Pak, mau tanya kalo mengurus untuk visa transit satu hari di dubai bagaimana, mohon informasinya, trims.

Anonymous said...

assalamualaikum..
mohon infonya bagaimana cara mengurus invitation letter untuk teman saya yang di pakistan.berapa biaya untuk mengurus invitation letter.terima kasih.

regards

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam, setahu saya, kita tidak bisa meng-invite teman. Yang bisa kita invite adalah istri/anak dan orang tua. Saran saya tanya langsung ke sponsor/employer Bapak, mungkin mereka Ada jalan keluarnya.

Anonymous said...

mas, terima kasih informasinya..sangat berguna sekali.
Begini mas, saya ada dinas ke jeddah dan rencana nya akan sekalian umroh.
Suami dan anak2 rencana akan menyusul dan visa nya ngurus sendiri.itu ngurus nya sama juga seperti yang mas jelaskan ya ? atau ada yang beda ? karena ada anak2 yang akan ikut.
dari syarat2 yang dijelaskan, yg point nomor 2 itu apa ya ? sijil tijari ?

terima kasih sebelumnya ya mas.

Indonesia di Arab Saudi said...

Berarti mba tidak punya iqama Saudi ya ? Berarti mba tidak Bisa menjadi sponsor buat suami dan anak. Untuk pengurusan visa umroh di Indonesia saya tidak tahu, krn ga pernah.

Sijil tijari Itu Surat registrasi perusahaan sponsor di Saudi.

Anonymous said...

mas, maaf, tapi saya juga gatau iqama itu apa..bisa dijelaskan ?


terima kasih sebelumnya.

Indonesia di Arab Saudi said...

Iqama itu "KTP" nya Saudi Mba.. didapat setelah mendapatkan Visa kerja Saudi..

Anonymous said...

assalamualaikum pak..maaf ya pak..saya pengen tanya,suami saya di arab saudi pake visa tki sopir,tapi disana bebas alias tidak kerja sopir tapi belajar&kerja sebagai karyawan parttime..apa bisa ya pak memanggil saya&anak?kalo bisa,visanya berlaku berapa bulan?makasih..

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Insya Allah bisa bu..

Bisa dengan visit Visa, berlaku utk 3 bulan, dan bisa di perpanjang sampai kalau ga salah 9 bulan. Setelah 9 bulan itu, Ibu dan anak2 hrs keluar Saudi, tapi nanti insya Allah bisa masuk lagi.

Atau Ibu ingin dengan residence Visa ?
Suami Ibu sekarang punya Iqama ? Trus, sponsor-nya siapa ? Saya punya temen orang India yang supir taksi bisa bawa keluarganya. Tapi memang perlu sedikit ekstra usaha, karena menurut peraturan Saudi hanya yang mempunyai pendapatan minimal tertentu yang bisa bawa keluarga.

Saran saya gabung aja di milis: indonesiadisaudiarabia@yahoogroups.com , lalu nanya2 di sana. Insya Allah banyak yang mau bantu.

Anonymous said...

wah jazakumullah khoiron ya pak atas infonya..btw residence visa itu apa ya?

Indonesia di Arab Saudi said...

Residence visa semacam ktp-nya Saudi yg di sebut iqama, yg di dapat setelah mendapatkan visa kerja. Setelah ada iqama ini, baru bisa menjadi sponsor buat keluarga, baik utk iqama keluarga, atau cuma visit visa.

Sabrina said...

assalamualaikum, saya pemegang paspor indonesia ingin pergi umroh ke mekkah tapi tanpa agent. saya ingin berangkat umroh tgl 1-5 agustus ini, bagaimana cara pengurusan visa jika tidak melalui travel agent? apa saja syarat2 yg dibutuhkan? berapa lama proses pembuatannya? terimakasih atas informasinya :)

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,
Mba Sabrina,

Setahu saya, Saudi embassy tidak menerima applikasi Visa perorangan. Semuanya harus melalui agen Visa yang telah terdaftar di sana. Ada agen yang terdaftar untuk mengurusi Visa kerja dan kunjungan, dan ada agen yang terdaftar mengurus visa haji/Umroh.

Saya rasa mba bisa saja apply visa umroh, melalui agen Visa umroh, tapi tidak mengikuti paket umroh mereka. Jadi bilang saja Urusan transportasi, hotel dsb di Saudi saat umroh akan di handle sendiri.

Oke, mudah2an lancar.

Anonymous said...

Assalamu'alaikum.
Pak, setahu saya waktu pergi haji, passport kita dicollect oleh muassasah di airport. Jadi kita di sana tdk pegang passport. Waktu mau pulang passport baru dikasihkan lagi dan ada yg uruskan.Nah sekarang kalau kita mau umroh tanpa melalui travel agent, apa passport kita juga dicollect di airport? Kalau betul, terus kepada siapa kita mau ambil passport waktu mau keluar arab saudi?. Wassalam

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Tidak ada peraturan paspor hrs di serahkan ketika di airport. Paspor kan identitas card ketika di luar negeri. Jika paspor diambil, trus sebagai ID card Bapak apa?

Arini said...

assalamu'alaikum :)

Kebetulan nih lagi cari2 cara ngurus Visa ke Saudi ketemu blog anda :)...
saya sudah coba melalui beberapa biro travel tetapi tenyata mereka tidak bisa .... boleh tahu untuk agen Bandung pak, mungkin bisa dikasih infonya ke email saya di ida.ariningsih@gmail.com

thanks alot ya :)

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam :)

Ibu ingin mengurus Visa buat apa ? di jawaban2 saya diatas, ada no HP agen terdaftar yang pernah mengurus Visa saya. Saya tidak tinggal di Jakarta, saya bahkan tidak pernah melihat wajah sang agen tersebut. Saya hanya kirim paspor via pos, e-mail syarat2 yang di minta, dan transfer duit. Lalu sang agen mengirim kembali paspor saya Via pos.

Demikan, mudaha2an lancar yah..

pinexcool said...

saya tertarik dengan infonya, dimana saya bisa menghubungi untuk info lebih lanjut buat visa ke saudi..thx

Anonymous said...

assalamualaikum.
mohon nya bpk /ibu..
teman saya di riyadh arab saudi ingin bertemu saya di indonesia..
dia mennayakan bagaimana cara mengrurus visa dari arab saudi untuk indonesia?mohon jawaban dari bpk ibu yg mewakili..
terimakasih saya ucapkan sbelumnya..
assalamualaikum

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Teman Bapak orang Saudi ? Setahu saya orang Saudi bisa Visa on Arrival di Bandara Cengkareng, dan bayar sekitar 25 USD, dan bisa tinggal sebulan atau 3 bulan (saya lupa). Atau dia bisa juga mengurus Visa dari embassy Indonesia di Riyadh, dan bayar 175 Rial untuk 1 atau 3 bulan stay di Indonesia. Lebih jelas tanya aja langsung Kedutaan Indonesia di Riyadh.

muktashim koe said...

Assalamualaikum
mas saya ada niat belajar dimadinah (selama 3-4 tahun) , tapi saya bingung harus pake visa apa ? karena hanya belajar di ma'had . kemarin mau menggunakan visa tki tapi ada isu kalau tidak bisa karena kasus pemancungan tki indonesia kemarin , apakah itu benar ?

dan mohon diberikan saran bagusnya saya gunakan visa apa untuk kesana ?
saya sudah dua bulan cari visa ga ketemu2 , semoga ada pencerahan, Jazakallah

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Untuk bisa ke Saudi, Mas harus punya sponsor di Saudi. Tidak masalah menurut saya untuk belajar di ma'had, asal ma'had tersebut bisa menjadi sponsor Mas di Saudi.

Asal semuanya jelas, saya rasa pihak kedutaan Saudi akan mau mengeluarkan Visa. Saya kurang paham dengan yg Mas maksud mencari Visa. Karena seharusnya jika Mas ingin belajar di Ma'had, ma'had tersebut bisa mengirimkan invitation Visa untuk sampean.

Demikian mudah2an belajarnya lancar.

muktashim koe said...

begitu yah mas , kalau itu sponsor dari orang individu gak bisa yah mas ? artinya non lembaga

ia mas saya nyari visa yang tepat untuk kesana , karena saya belum ada hubungan ke ma'hadnya (ma'had harom madinah) , jadi saya yang lebih dahulu kunjungi ma'had nya tanpa menggunakan invitation visa , nah disini saya bingung mas make visa apa untuk kesana ? kalau memang bisa pake invitation visa , gimana minta nya mas ?

jazakallah

Indonesia di Arab Saudi said...

Bisa aja Mas individu yang mengundang. Saya sendiri insya Allah bisa mengundang orang tua saya. Itu namanya Visa visit.

Jika Mas punya saudara, abang, atau adik yang di saudi, mereka bisa menjadi sponsor dan mengundang Mas ke saudi dengan Visa visit.

Atau, coba minta ma'hadnya memberikan Visa Visit ke Mas, atau mungkin Visa belajar.

muktashim koe said...

maaf banyak tanya mas :)
tapi misalnya orang yang mengundang kita tidak punya hubungan keluarga , apakah bisa mas ?

jadi minta visa visit ke mahad juga boleh yah mas ? kira2 ada jasa yang bisa menguruskan visa visit dari suatu ma'had , karena saya sangat minim informasi mas

Jazakallah

muktashim koe said...

maaf mas banyak tanya :)
kalau yang mengundang itu bukan dari keluarga tapi cuman teman , apa bisa ?

ia mas saya mau seperti itu, biar mahad nya yang berikan visa visit nya , tapi masih sangat minim informasi, apakah ada jasa khusus yang menangani pengurusan visa visit dari suatu ma'had mas ? kalau ada mohon infonya

Muli Lampung said...

Ass...
Ipar sy berencana mengunjungi ayahnya yg di rawat di rumah sakit di jeddah sejak naik haji kemarin blm diperbolehkan pulang. Mohon penjelasan visa jenis apa yg hrs dibuat, adakah yg bs membantu dg cepat? Mengingat kondisi ayahnya parah saat ini. Jika tdk keberatan bisa dijawab melalui email sy di abcdelvi@yahoo.com
Maaf ini urgent sekali. Terima kasih.
Wass...

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Setau saya semua Visa Saudi membutuhkan sponsor dari dalam Saudi, kecuali Visa haji/umroh.. Tapi mungkin ada alternatif lain.. Coba telpon agen Visa Saudi yang saya kenal Pak Jufri di no 08129367646 .. Demikian, mudah2an lancar ya..

atik jatim said...

Assalamu'alaikum pak, Senang bisa bertemu dan membaca blog bapak, saya mau tanya, kalau kita ingin mengajak orang tua yg ada di indonesia berhaji dari saudi bisa tidak ya pak, karena kebetulan saya dan suami tinggal di saudi. Kalau bisa bagaimana caranya, mengingat banyak teman teman saya dari pakistan mesir dsb(dari perusahaan yang sama) bisa mengajak orang tuanya berhaji.
mohon pencerahannya. wassalam.

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh,

Saya pernah tanya soal ini ke bagian paspor di kantor saya. Katanya yang bisa berangkat haji dari dalam Saudi itu yang punya Iqama. Kalo Ibu/Bapak ibu punya iqama, ya berarti bisa berangkat, sedangkan jika mereka datang dgn Visa visit, secara legal-nya tidak bisa. Itu yang saya ketahui..

Anonymous said...

ass pak,,,

aku ada niat mau visit kejeddah,,,cuma binggung krnkan wanita sendirian ssh ga akan boleh,jadi ada niat pake visa umroh,pertanyaannya kira2 akan bermasalah ga dengan petugas sana kalo saya pake visa umroh tapi tidak dengan rombongan?apa proses immigrasinya sama seperti kita kenegara2 lain,,,mksdnya hanya memperliahatkan passport dan visa saja,ga perlu surat or doc lainnya...proses pengambilan bagasinya juga normal ga ,,,karenakan kalo sendiri pasti ga ada perwakilan yg jemput hanya teman saya yang disana yg akan jemput...mohon infonya yah,,,

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Prosesnya sama ketika masuk ke negara lain. Istri saya travel sendiri dari Indonesia, insya Allah tidak masalah.. Jika ibu datang dengan visa umroh, cuma bisa ke Jeddah, Mekkah dan Madinah.. Tidak boleh ke kota selain itu..

Fathu said...

Asswrw.Mas mau nanya.visa ziaroh itu biayanya brapa sih dan masa brlakunya smpe brp bulan ? Jazakallh

Fathu said...

Asswrw.Mas mau nanya.visa ziaroh itu biayanya brapa sih dan brapa biaya untuk menyambungnya dan masa brlakunya smpe brp bulan kita dsna? Jazakallh

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam wr wb,

Visa ziaroh itu apa ya ?

Fathu said...

Visa ziaroh itu visit visa pak,kira2 brapa harganya dan brapa biaya untuk menyambungnya kalau kita sdah di sana,dan brapa bulan masa brlakunya,apkah ada 1 bulan,2 blan,atau 3 bulan ? Mhon pnjlasnnya.

Indonesia di Arab Saudi said...

Dulu saya mengurus visit visa melalui agen visa di Jakarta, biayanya kalau saya tidak salah, 1-1,5 juta utk single entry. Masa berlaku tidak tetap, tergantung Saudi embassy-nya, kadang 1 bulan, kadang 3 bulan. Biaya menyambung visa di Saudi-nya kalau saya tidak salah 200-300 SAR untuk satu bulan.

raharjo said...

assalamualaikum...
1.)saya adalah seorang sopir dijeddah, sudah 1 tahun bekerja.. sudah punya iqama...
rencana saya, pengen ngambil istri dan anak saya untuk tinggal disini sekitar 2 tahun dengan biaya majikan... bagaimana prosesnya??

2.)visa yang nantinya dikirim oleh majikan ke istri dan anak saya yang diindonesia, apakah harus diurus ke kedutaan saudi dijakarta?? atau bagaimana??

jazakallohu khoir atas jawabannya nanti

raharjo said...

sambungan
3.) visanya pakai visa apa?
4.) biaya visa sekitar berapa untuk pengurusan yang disaudinya? dan berapa untuk pengurusan diindonesianya?

jazakallohu khoir

Indonesia di Arab Saudi said...

Mas Raharjo,

Masalah paling besar utk mendatangkan keluarga adalah kebijaksanaa pemerintah saudi yg mewajibkan profesi dgn penghasilan tertentu yg bisa membawa keluarga. Kalau boleh tau, profesi mas yg tertera di iqama apa ya? Profesi mas tersebut hrs memenuhi syarat yg di tetapkan pemerintah saudi agar bs menjadi sponsor keluarga. Namun Alhamdulillah majikan mas mau membiayai ya.. Berarti menggunakan visa apa ya, bingunng jg saya. Gabung aja ke milis kita mas, trus tanya2 Di situ..

Krn normalnya suami yg menjadi sponsor. Tapi kalo majikan yg jd sponsor paKe visa apa ya.. Apa lagi visa tkw lAgi Di tutup... Insya Allah nanti sy tanya2 dulu ya mas AMA bagian paspor Kantor saya..

Anonymous said...

salam, mau tanya kalo mau reservasi hotel di arab saudi ap ad travel agent yg direkomendasikan..??dan rencana mau sewa taxi dsna bbrp hari, ap ad supir org indonesia..??

terima kasih sebelumnya..

Indonesia di Arab Saudi said...

Salam,

Ada byk travel agen di sini. Bahkan beberapa memperkerjakan orang Indonesia. Bapak bakal mendarat di kota apa ? Kalau pilihannya mau hotel besar, yang punya jaringan dunia, bukankan lebih mudah untuk book online dari internet?

Anonymous said...

rencana mendarat di kota jeddah..maksudnya supaya bs lgsg sekalian urus reservasi hotel dan sewa taxi disana oleh travel agent dsna...maaf, ap ad rekomendasi travel agent yg memperkerjakan org indonesia..?mohon kontak email travelnya...trims infonya...salam..

Anonymous said...

infonya bs dikirim ke email sya hendwiscabudiman@yahoo.com..trims...salam..

Anonymous said...

Assalamualaikum,

Kalau mau pembuatan visa kunjungan wisata atau business biasa bisa tidak ya apply sendiri,atau tetap harus melalui agent tertentu? bisa tidak dengan agent travel biasa?

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Ada teman yang katanya apply sendiri tanpa melewat agen. Sedang saya selalu melalui agen, karena semua di bayar kantor dan saya tidak mau repot.

Coba aja Mas, apply sendiri dan sharing ya di sini..

Prosesnya setelah invitation letter nya dapat, harus register dulu online, dan bawa dokumennya ke embassy Saudi di Jakarta.

rofi said...

mas temen saya belajar dimadinah n dr indo ke arab abis 30jt... Kira2 30jt tu buat apa aja mz? Kata tmenku buat iqamah gtu slama 2/3th gtu... Pa benar mz semahal tu? Jazakallah...

Anonymous said...

maaf mas, gmn ap sudah ad info agent travel di arab saudi yg memperkerjakan org indonesia..??trims sebelumnya...salam

Indonesia di Arab Saudi said...

Pak Ali ini beliau bekerja di travel agen di Saudi..

HP. 055-632-4328
email. ali.advancedtours@gmail.com

Indonesia di Arab Saudi said...

Mas Rofi,

Saya tidak tau persis uang 30 Jt itu utk apa, karena saya sendiri ke Arab tidak bayar sepeserpun, semua di tanggung perusahaan.. Kalau sebagai pelajar, saya rasa juga akan demikian..Semua di tanggung universitas.. Itu yang saya tau.. Sedang utk iqama, saya rasa juga tidak akan semahal itu, walaupun saya tidak tau persis berapa.. Mudah2an membantu..

Anonymous said...

ok terimakasih atas bantuan dan infonya, sya cb kontak beliau..trims..

salam..

rofi said...

Mas mf mau nanya lg... Saya kan lulusan SMK tahun kemarin.. Pengin blajar n kuliah S1 dbidang agama di Arab Saudi tp misalkan dg biaya sendiri, kira2 visa apa yg digunakan utk tinggal di Arab? Trus gmn caranya agar bisa tinggal disana padahal saya tdk pnya keluarga disana?

Trus gini mas, misalnya saya sudah blajar n kuliah disana, kira2 bisa g saya kerja part-time disana? Kalau bisa, kira2 biasanya kerjaannya apa n gajinya brp riyal perbulan utk pekerja part-time?

Jazakallah...

Indonesia di Arab Saudi said...

Mas mau kuliah dimana di Saudi ? Hubungi universitas-nya, lalu mereka yang akan mengurus visanya.
Coba liat websitenya jika ada.

Seperti yang pernah saya bilang, untuk Saudi, visa yang sepertinya memungkinkan untuk di apply oleh org Indonesia adalah visa Visit yang perlu surat undangan dari keluarga yang berdomisili di Saudi atau perusahaan/universitas dan Visa umroh/haji.

Mas bisa saja bekerja part time disini, tapi saya tidak tau persis berapa gajinya. Saya pernah jumpa orang Indonesia yang bekerja sebagai cleaning service di gaji 800 SAR, dan mereka bekerja full time..

Hubungi dulu universitasnya, atau orang Indonesia yang Mas kenal di universitas itu, Insya Allah ada jalan..

septiana said...

assalammualaikum wr.wb
mohon maaf mengganggu waktunya yah mas. mohon informasinya mas, bibi saya punya anak yg kerja di jedah dan tante saya tinggal di jedah.rencananya bibi saya mau jenguk tante saya sekalian umroh. sebaiknya visa yang dipilih visa umroh atau visa kunjungan keluarga yah... dari postingan komentar yang saya liat sepertinya bibi saya harus dapat invitation letter, maksudnya disini invitation letter dari tante saya secara pribadi atau invitation letter dari kantor tempat tante saya bekerja. btw, tentang pengurusan visa harus melalui travel agent atau bisa secara perorangan melalui website kedutaan saudi arabia .... kemudian klo ibu saya yang hanya sebagai keluarga dari tante saya mau ikut juga apakah ini juga harus dengan invitation letter atau bagaimana... mohon penjelasannya yah mas dan mohon maaf sudah merepotkan.

hari said...

assalamu'alaikum..
maaf mas mo nanya..saya akan bekerja di salah satu hotel internasional di makkah, sudah mendapatkan job letter,dan sudah mendapatkan agen yg ditunjuk oleh perusahaan saya, saya mulai pengurusan visa tgl 06 februari 2012 dan sudah membayar 3 juta untuk administrasi visa,tetapi sampai sekarang visa belum turun, alasan agen karena ada perubahan sistem, harus menunggu online dari depnaker dan medical, apakah memang seperti itu prosesnya, mohon penjelasannya, terimakasih atas bantuan infonya

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Mas dapetin kerjanya dari siapa ? langsung ngelamar ke hotel itu, atau melalui agen ?

Setau saya dulu medical saya langsung online, dan saya ga ada perlu urusan ke DEPNAKER.

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam Wr Wb,

Mas Septiana,

Invitation letter itu dari anak atau bibi yang kerja di Jeddah, karena mereka yang akan menjadi sponsor-nya. Namun, karena posisi mereka tinggal di Jeddah, bisa juga masuk dengan visa umroh. Visa umroh bisa masuk ke tiga kota (Jeddah , Mekkah , Madinah).

Visa kunjungan, dulu saya melalui agen, tapi konon juga bisa perorangan.. Coba aja apply melalui websitenya. Mohon di share disini jika memang memutuskan apply sendiri. Sedang Visa umroh setau saya juga harus melalui agen, dan tidak perlu invitation..

Anonymous said...

Assalamua'alaikum,

Mas, kalau mau visa endorsement ke kedubes untuk visa student syaratnya apa aja? sya udah punya surat dari universitas dan visa entry nya. apa lagi yang harus saya bawa ke kedubes? Terima kasih.

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Saya kurang tau prsedur untuk Visa student. Saya rasa ada baiknya tanyakan langsung ke pihak universitas, apa yang Mas harus lakukan dengan dokumen itu ? atau coba aja tanya ke agen yang no telp-nya di publish diatas, mungkin dia ada gambaran. Saya rasa kalo student punya jalur lain. Kalo sudah kelar, jangan lupa share ya, buat reference yang lain..

Anonymous said...

Assalamu'alaikum, pak.. Saya mau tanya,, kami tinggal di luar indonesia dan berencana umroh dg menggunakan visa transit pada saat pulkam ke indonesia nanti. Jadi intinya, sekalian pulkam, sekalian transit buat umroh begitu. Apa dan bagaimana sajakah syarat pengajuan visa transit tsbt (saya WNI dan suami sy adlh WNA) ? kira-kira kendala apakah yg ada saat penggunaan visa transit dlm rencana umroh tsbt ?
terima kasih

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Setau saya, Saudi tidak mengenal yang namanya visa transit warga Non GCC. Kalau Ubu mau umroh, maka Ibu harus apply visa umroh melalui agen di Indonesia (karena ibu WNI, mungkin case-nya akan berbeda jika Ibu sudah menjadi WNA) begitu yang saya tau. Coba cek juga website ini untuk info bagi warga negara lain: http://www.mofa.gov.sa/

Mudah2an lancar semuanya.

jul said...

Ass....
mau tanaya neh pak, proses pembuatan visa untuk kerja di arab saudi seperti apa pak prosedurnya? temen bilang seh visa yang ngurus orang dari saudi nya, nanti yang mau berangkat bayar biaya proses ke PT ( agen yg di jakarta) apa benar seperti itu???? mohon penjelasannya pak.. terimakasih...

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Saya tidak keluar uang sepeserpun untuk mendapatkan Visa kerja. Semuannya di tanggung perushaan saya di Saudi. Prosesnya;
1. Mendapatakan yellow slip (invitation letter dari perushaan di Saudi).
2. Kasi Yellow slip, dan dokumen lainnya ke agen di Indonesia.
3. Tes kesehatan.
4. Tunggu Visa kelar.

Widalia Pagun said...

Mas :) makasiiii ya infonya hehehe aku hubungin pak Jufri....

rizky dilla permana said...

Assalamualaikum, saya rizky tinggal di surabaya. Saya tidak pernah ke Arab Saudi, jadi buta daaerah sana. Salam kenal. Saya ingin bertanya terkait pemberitaan bahwa ada yayasan yang menghajikan gratis usia 60-70th dengan syarat orangnya tidak mampu. Saya sudah coba bertanya ke forum2 arab saudi, tapi belum ada jawaban pasti. Ini saya sertakan link yang bisa dibuka isi pengumumannya >

http://qbukan-an-dilla-u.blogspot.com/2012_06_01_archive.html

Saya ingin memastikan apakah yayasan ini fiktif atau benar2 ada. DAn info yang diberikan benar adanya. Kalau saya hubungi langsung, kendala bahasa.
Atas jawaban yang diberikan, saya ucapkan terimakasih, semoga bisa menjadi catatan amal kebaikan.

Anonymous said...

Assalamualaikum, saya ardi bulan desember saya ada rencana pergi umroh sendiri mohon saran dan petunjuk dalam pengurusan visa memakai visa apa terima kasih atas saran petunjuknya

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Visa umroh tentunya Pak. Coba hubungi salah satu agen Visa yang di pernah di tulis di salah satu comment blogg ini diatas. Ini sebenarnya banyak di tanyakan orang-orang. Mohon nanti di share di blog ini Pak, agar yang lain juga terbantu.

maulana yusuf said...

Untuk pengurusan visa kerja dan kunjungan say memaki jasa bpk maulana ys hp 081314137708 alhamdulillah lancar dan amanah
tks

Anonymous said...

Visa Kerja bisa tunai Haji gak?

Atau masih perlukan sticker Haj

Trima kasih atas pencerahan:)

Indonesia di Arab Saudi said...

Secara resmi, cuma expat yg punya iqama yg bisa haji dari Saudi.

Anonymous said...

​​‎​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Mas,
Saya Arfi Alfarius
Saya mohon infonya untuk visa visit/ visa ziarah utk keluarga
Apakah visa tersebut hanya berlaku 3 bulan saja ataukah bisa diperpanjang
Seperti yang sudah mas sampaikan di atas bahwa visa tsb bisa diperpanjang sampai maksimal 9 bulan, setelah 9 bulan org tsb hrz keluar dr saudi dlu baru bisa masuk lagi.
Apakah hal tersebut benar?mohon penjelasan utk hal ini mas
Sebagai informasi juga visa ini saya tujukan utk bapak dan ibuk saya yg ​اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ akan menemani istri saya nanti di madinah

Untuk Iqama istri dan anak akan diurus oleh perusahaan.



Hal lain yang ingin saya tanyakan adalah ketentuan pemegang iqama saat akan kembali ke tanah air. Apakah ada visa khusus untuk keluar dari KSA



Terimakasih

Wassalam
Arfi Alfarius

maryam chairunnisa said...

beberapa waktu yg lalau saya proses visa keluarga sama pak maulana yusuf, alhamdulilah lumayan cepat untuk hp beliau 081314137708

adi said...

Numpang tanya dan sarannya pak, apakah aman jika kita bekerja di arab saudi dengan menggunakan visa bisnis?

Indonesia di Arab Saudi said...

Maksud aman ini apa ?
Visa bisnis berarti anda tidak bisa buka bank account di saudi, dan tidak bisa membawa keluarga.

Usman said...

Assalamualakum Pak, numpang tanya:
- Surat dari perusahaan itu SIUP atau surat keterangan yg ditanda tangani direktur? Kalau yg berangkat direktur bagaimana?

- Kalau pakai SIUP, apakah perlu dilegalisir di kantor kadin timur tengah?

Terima Kasih

adi said...

Maksud saya dgn aman, apakah saya akan mendapat masalah hukum/imigrasi jika menggunakan visa bisnis ini untuk bekerja?
Dan apakah memang umum/lazim visa bisnis ini digunakan untuk keperluan bekerja?
Terima kasih Pak.

Husni M.Ali said...

Assalamualaikum Pak, bersyukur saya menemukan blog yg bermanfaat ini.

Saya ingin tanya Pak, Kalau saya berkunjung dari Riyadh Saudi ke UEA, apakah saya butuh Visa lagi?

Kalau iya, apakah bisa di urus pada saat tiba di Airport Dubai (VOA)?

Terima kasih Pak.

Wassalam,

Husni

Indonesia di Arab Saudi said...

Visa bisnis ini lazim utk kunjungan kerja ke Saudi. Umumnya visa ini berlaku 3 bln dan bisa di perpanjang maksimum setahun. Anda tidak bisa buka bank accaunt dgn visa ini, dan tdk bisa bw keluarga. Jd siap2 trima cash.

Indonesia di Arab Saudi said...

Kalau Bapak punya iqama setara engineer di Saudi, ga masalah bisa on arrival, kononjkalau iqama setara teknisi hrs pake surat kafil

Zei Zai said...

Assalamu'alaikum...
Pak saya hnyaa seorang pngusaha mudaa yg ingin mngembangkn bisnis trutma dbidang peternaakan.
Mohon infonya utk agen import unta dari arab ke indonesia.
Lokasi sya di probolinggo jatim
Trimakasih.

siti said...

Assalamualaikum wr wb

Saya ibu siti dari kuwait
saya ingin informasi soal visa umroh untuk keluarga saya di indonesia
kalau ada nomer telp yg bisa di hubungi, makasih

Supardi Ramli said...

assalamu alaikum pak
saya mau bertanya pak, saya sudah mendapatkan visa ziarah dari deplu saudi utk kedua ortu saya dan istri. sekarang mereka sedang mengurus visa itu di kedutaan saudi arabia di jakarta, ada teman yg membantu utk mengurusnya di kedutaan. yang akan saya tanyakan nanti kalau paspor dan visa sudah distempel/disetujui pihak kedutaan, kemudian berangkat ke saudi arabia. apakah ada masalah nantinya di bandara ketika pemeriksaan di imigrasi bandaranya?

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikum,

Insya Allah ga ada masalah !!!

zahooor said...

Askum --- mas maaf sy Mau tanya sekarang kan visa untuk pekerja wanita / tkw tutup nie khususnya prt - APA selain prt ADA Dan ADA? Maksud sy sekarang?

Arman Arif said...

Mas, mohon bantuannya.. saya ingin tinggal d KSA tp ga tahu caranya.. saya tdk punya keluarga dsana, rencananya saya ingin menimba ilmu dan bekerja scara part time!
Bisa kah saya memasuki KSA? Apakah mas mau menjadi sponsor saya untuk bs masuk KSA?
Jazakamullah khairen :(

Olya Olegovna said...

that is great! really, i mean it! thanks for sharing! valentinilawoffices.com

blog koe said...

assalamualikum wr.wb

mas saya mau tanya dua hari lagi saya mau di kirim visa ziarah oleh orang arab,,saya saya mau tnyakan bagai mana pengurusan visa ziarah itu dan persaratannya apa saja terima kasih sebelumnya..

Anonymous said...

Assalamualaikum
Saya punya suami orang Yaman tapi sudah tinggal dan lahir di Jeddah. Rencananya saya akan pergi ke Jeddah sekalian haji. Saya mau pakai visa ziarah. Mohon bantuannya syarat2 saya bisa mendapatkan visa ziarah bagaimana? Apa yg harus saya siapkan dan pergi kemana ya? Semoga bisa dibantu.
Jazakallahu Khayran

Anonymous said...

Maaf pak, pengen nanya, kl misal sy pengen ngerencanain umrah ma pasangan, tp pengen ngerencanain perjalanan ini sendiri termasuk hotel, penerbangan dsb, gmn cara urus visanya, dan apa aja syaratnya?

Makasih,

Putri

Indonesia di Arab Saudi said...

Utk pemegang iqama, jika ingin pulang sebentar ke tanah air, perlu exit reentry visa. Ini ada yg single dan ada multiple dan berlaku 6 bln.

Indonesia di Arab Saudi said...

Cb tanya aja bu ke Agen visa yg ada nomornya diatas. Sy biasanya dgn Pak Jufri, sedang yg laen blm pernah. Sedangkan akomodasi gampang, tinggal booking aja dari internet melalui booking.com atau bs langsung ke web hotelnya

Anonymous said...

mas permisi mau nanya,

saya lagi kerja di dammam (bagian lain dari KSA) dgan visa multiple entries (validity 90 days) dengan judul visa jazirah amal yang ingin saya tanyakan:

1. bisakah saya pergi umroh dgn visa ini melalui pesawat dammam - jeddah?

2. di paspor dan visa nama saya cuman terdapat 2 kata yang sudah2 saya bacA kalau mau umroh harus 3 kata

3. klopun bisa (in sha Allah bisa) memakai visa ini untuk umroh tapi tanpa travel agent jadi rencana sy stiba di jeddah naik taxi ke mekkah.

terimaksih atas jawabanya mas.

Indonesia di Arab Saudi said...

1. Sy dulu umroh dgn visa ziarah ga masalah.

2. Ga perlu tiga nama buat umroh.

3. Ya, naik taksi putih dari airport Jeddah ke Mekkah.

Mudah2an lancarnya semuanya. Sy juga telah menulis pengalaman sy umroh, bisa di liat di arsip blog ini.

ummutytheaboode said...

Assalamualaikum
Sy berniat mengundang bibi sy ke saudi ,suami sy adlah warga saudi yg sy mo tnyakan...visa ap sebaik y untuk bibi sya....krn sya ingin bibi sy tinggal d rmh sya untuk 1 bln atau 3 minggu....ad yg menyarankan pakai visa umroh dan ikut pket umroh stlah pket selesai perpanjang visa dan beli tiket balik....apa itu tdk bermasalah nanti y...sdngkan bibi sy hanya seorng diri ...
Mohon sran y..
Trimaksh

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam, Kalo visa umroh bibi mba cuma bisa berada di tiga kota, yaitu Jeddah, Mekkah dan Madinah. Tidak bisa keluar dari tiga kota itu. Jika lokasi mba di tiga kota itu, Maka ya ga masalah dgn visa umroh. Setau sy visa umroh bisa berlaku satu bulan, dan tidak bisa di perpanjang.

Jika lokasi mba di luar Jeddah, Mekkah atau Madinah, maka bisa coba mengundang bibi dgn visa visit.

ummutytheaboode said...

Kebetulan sy d jeddah...bs mnt nmr tlp yg biasa menangani visa?apakh tdk bermasalah d bandara saudi y...krn pergi tdk dgn rombongan..bibi sy umur 47
Trima ksh

ummutytheaboode said...

Dan apakah tidak masalah kl bibi sya tinggal dgn sy,maksud sy slma waktu visa(sebulan)
Trima ksh banyak anda sngat membantu sekali

Indonesia di Arab Saudi said...

Kalo ibu tinggal di Jeddah, berarti bisa dgn visa umroh (sebulan) atau juga visit (3bln). Insya Allah ga masalah ga ikut rombongan, dan tinggal dgn ibu. Nomor telp agen bisa diliat di komen atas. Sy cuma pernah berhubungan dgn Pak Jufri (08129367646), sedang agen lain ga tau.

lamia darma said...

assaamualaikum
saya tkw di riyadh bersama 2 kakaku.kakaku bisnis bekala.tapi beda majikan .insya allah aku ada rencana nikah sm majikan kakaku.tapi masalanya majikan kakaku ngeluarin amur jawaz/izin nikah.tdk di kasih sm wuzarah,,rencananya kami mau menikah di indo.aku puang nanti di exit sm majikanku..trs kalo mau baik ke saudi pakai visa apa..mohon bantuanya.dan kao ada nohp,bisa di hubungi.ada imbalanya.makasih sbnmnya

lamia darma said...

maksutnya majikan kakaku yg insya allah mau nikah denganku,tapi majikanku beda lagi.dan aku kalo pulang di exit..mohon bantuan .pakai visa apa kalo aku balik ke saudi habis nikah di indo sm majikan kakaku..mohon bantuanya

Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam, saya bukan ahlinya mba, Tp sy rasa kalo mba nikah resmi, sy rasa suami mba nanti bisa ngundang dgn visa visit.

Atau mba pindah majikan di Saudi skrg. Kalo mba exit, visa kerja utk pembantu blm di buka.

lamia darma said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

Assalamualaikum
Saya sudah kerja di saudi. Iqama tertulis mekanik tapi konrak setara teknisi. Grade saya kalo bawa keluarga belum di tanggung kantor. Tapi saya mau bawa keluarga. Dan kantor mau bantu administrasinya. Pertanyaan saya biaya visa berapa ya? Terus kalo nanti perpanjang juga biaya berapa?
Terimakasih
Wassalamuaikum

Indonesia di Arab Saudi said...
This comment has been removed by the author.
Indonesia di Arab Saudi said...

Wa'alaikumussalam,

Mas mau membawa keluarga dgn visa kunjungan? Kalo visa ini biaya agen di Indonesianya aja yg mahal, 1-1,5jt per visa. Kalo dgn visa residence, jg biaya agennya segituan.

Anonymous said...

Minta tolong donk,info alamat sama no tlp agen di Indonesia yang bisa mengurus visa keluarga ke Saudi Arabia.

wassalam.

Ai Nikmah said...

saya kerja di kantor enjaz di sebelah kedutaan saudi arabia di jakarta , saya bisa bantu proses segala jenis visa untuk masuk ke saudi arabia . hub. Rahmat . 087882423737 , 085770894548 , 081284406500

Ai Nikmah said...

visasaudi.wordpress.com

Febiana Malini said...

Aslm. Mas, mau tanya.. biasanya harga visa utk umroh itu brp ya? trus apa bisa perpanjangan jika ternyata calon jamaah sakit kena serangan jantung jd ga bs berangkat hingga visanya expired.. jika iya, bayar lg ga perpanjangannya? atau hrs bikin visa ulang? urgent.. butuh respon asap.. syukran..

Anonymous said...

Mas mau tanya, saya Adi saya sempat bekerja di saudi tahun 2012 lalu. Karena satu hal saya terpaksa pulang saat itu dengan menggunakan tiket re-entry visa yang disupport oleh EPC tempat saya bekerja..Tiket itu mengharuskan saya kembali kesana dalam waktu 3 bulan. Saat itu saya memutuskan tidak kembali. Saya menyadari bahwa saya telah masuk daftar banned dari imigrasi saudi. Iqama saya akan expire desember 2014. Benarkah dengan expirenya iqama saya maka saya bisa kembali ke saudi ? berapa lama sebenarnya status kita akan diputihkan oleh pihak imigrasi saudi sehingga saya dapat bekerja kembali di saudi ? atas bantuannya saya mengucapakan banyak termkasih.

Indonesia di Arab Saudi said...

Setau sy di cekal dua tahun. Tidak ada hubungannya dgn iqama. Krn iqama mas akan otomatis mati jika visa mati. Jika memang mas ada tawaran dari perusahaan Saudi, cb aja, ga ada ruginya to??